Friday

TIPS MENGENALI JAMU BERBAHAYA

 

Sebagai bagian dari tradisi asli orang Indonesia, meminum jamu masih menjadi produk favorit masyarakat. Jika Anda salah satu penikmat produk berkhasiat ini, tentunya mengerikan untuk mengetahui banyak produk-produk jamu berbahan kimia obat yang berbahaya bagi kesehatan.

Kebanyakan masyarakat Indonesia mengonsumsi jamu untuk 3 hal, yaitu untuk menghilangkan pegal-pegal, meningkatkan stamina, dan pelangsingan. Artinya, jamu cukup menjadi andalan untuk mendapatkan kualitas kesehatan yang lebih baik.
Lalu bagaimana cara kita membedakan jamu alami dengan jamu dengan bahan kimia obat? Antoni Tarigan, peneliti dari Yayasan Pemberdayaan Konsumen Kesehatan Indonesia (YPKKI) mengatakan,

"Memang agak sulit membedakan jamu alami dengan jamu berbahan kimia obat (BKO)". "Namun dengan melihat kemasan mungkin dapat membantu membedakannya," ungkap Tariga.

dibawah ini beberapa hal yang perlu diwaspadai untuk kita yang akan membeli jamu kemasan


  1. Dari nama produk dan industri yang memproduksi dapat terlihat suatu jamu perlu diwaspadai. Biasanya jamu BKO bernama aneh, seperti Putri Sakti, Busur Api, Tombak Dayak. Kemasannya pun bergambar organ-organ, padahal itu tidak diizinkan. Untuk jamu peningkat stamina, seringkali tertera gambar-gambar vulgar dan erotis.
  2. Selain ciri-ciri tadi, sebaiknya Anda juga jangan memilih jamu yang tidak ada keterangan dengan berbahasa Indonesia, karena sudah dapat dipastikan jamu tadi tidak melewati pengawasan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM)
  3. Bau kimia pada jamu juga dapat menjadi indikasi jamu BKO
Duta Jamu Indonesia, Ratna Listy pun turut bersuara untuk memberikan kiat aman dalam memilih jamu alami. "Jamu adalah ramuan alami, efeknya perlu waktu lama untuk dirasakan oleh tubuh. Makanya jangan pilih jamu yang khasiatnya cespleng," ujarnya.